Dalam memori penuh kasih
Ditanggal 8 Mei 2023, kami menerima kabar duka bahwa Pastor Ton Tromp telah berpulang ke Rahmatullah pada usia 78 tahun di tanah Papua tercinta. Kami sedih dan dipenuhi dengan rasa syukur pada saat yang sama. Terima kasih atas apa yang beliau berikan kepada SDSP dan kepada kami sebagai anggota SDSP, tetapi terutama atas dampak positif yang sangat besar yang beliau berikan kepada kehidupan semua orang Papua di Kepala Burung…
Oendukung SDSP sejak awal
Ton ada di sana ketika SDSP dimulai. Dengan bantuannya, kami memulai program pertama kami dan bahkan sebelum SDSP secara resmi didirikan, kami telah menjalin hubungan yang kuat dengannya. Selama bertahun-tahun SDSP berdiri, dia telah menjadi pendukung dan orang yang dapat diandalkan di tempat. Selalu bersedia untuk berpikir bersama kami dan memberikan pencerahan kepada kami tentang apa yang terjadi di Papua, menjelaskan hubungan dan memberikan saran tentang apa yang harus dilakukan. Dengan ini, dia tidak hanya sangat berharga bagi keberhasilan banyak proyek SDSP, tetapi juga bagi keselamatan dan kesejahteraan para relawan kami di lapangan.
Semua orang mengenalnya
Banyak relawan SDSP yang datang ke rumah Ton – di mana pun rumahnya saat itu – untuk menikmati segelas kopi tubruk. Oke, kadang juga segelas bir. Dan di malam hari segelas wiski. Kami mendengarkan kisah-kisahnya yang luar biasa, penuh humor, namun bersahaja dan pada saat yang sama penuh dengan energi yang telah ia curahkan selama masa dewasanya untuk kepentingan masyarakat Papua. Semua orang dari Manokwari hingga Sorong dan sekitarnya mengenal Pater Ton dan Pater Ton benar-benar mengenal semua orang. Berapa banyak anak yang tidak dikenalnya sejak lahir atau dibaptis? Semua anak-anak dari panti asuhan, sekolah, gereja atau hanya anak-anak di kota?
Pendidikan untuk semua
Ton antara lain menjadi pendeta di gereja Agustinus Brawijaya di Manokwari, membangun sekolah di Aimas (Sorong), mendirikan SMA Vilanova di Susweni (Manokwari), dan membangun SMP Vilanova di Maripi beberapa tahun yang lalu. Semua sekolah ini memberikan pendidikan berkualitas tinggi kepada anak-anak Papua yang terkadang datang dari jauh untuk bersekolah di sekolahnya. Pendidikan yang, seperti yang dikatakan Ton, melengkapi pendidikan karakter yang sesungguhnya yang terjadi di dalam keluarga. “Jika tidak berhasil di keluarga, sekolah tidak bisa berbuat banyak.” Dengan melakukan hal itu, ia mungkin meremehkan dampak dari pendidikan “miliknya”: bagaimanapun juga, anak-anak di masa lalu adalah orang tua di masa kini. Maka fondasi pendidikan yang kokoh yang diletakkan Ton, akan bermanfaat bagi generasi yang akan datang. Kami yakin itu akan terjadi.
Air bersih, pariwisata berkelanjutan, kesehatan dan alam
Selain pendidikan, Ton juga mendukung SDSP dan masyarakat setempat dalam membangun fasilitas air bersih dan pengembangan fasilitas ekowisata di Indibo, Malagufuk, Tanah Rubuh, dan Akmuri. Dengan dukungannya pada Program Perawatan Ibu dan Anak SDSP di wilayah Senopi / Kebar, ia juga berkontribusi pada penurunan angka kematian anak di pedalaman Vogelkop. Pastor Tromp juga memiliki kepedulian terhadap alam: kami baru saja mulai membicarakan program penanaman pohon di Susweni.
Kami tidak memiliki kata-kata yang cukup untuk menggambarkan apa yang dia maksudkan bagi kami.
Sungguh suatu kehormatan bisa mengenalnya.
Sungguh sebuah kehilangan bagi Papua…
Ditanggal 10 Mei 2023 Ton dimakamkan di tanah kesayangannya di Kompleks Biara OSA Maripi di dekat Manokwari.
Ton yang terhormat, selamat jalan dan beristirahatlah dengan tenang 🙏
Pengurus SDSP, kelompok inti & relawan